UPT Puskesmas Tanjung Palas Utara


Green Weblog Puskesmas "KREASI"
Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting blog kami!

Copyright 2011 rustamedia.blogspot.com - All rights reserved

Optimasi Penyusunan Rancangan Undang-undang tentang Tenaga Kesehatan

health-care-workers Oleh : Roberia, SH, MH

(Analisis Hukum Upaya Perluasan Cakupan Ruang Lingkup Norma Hukum Pengaturan Tenaga Kesehatan Yang Meliputi Seluruh Jenis Tenaga Kesehatan Termasuk Tenaga Medis dan Beberapa Masukan Lainnya Agar Beberapa Kelemahan Rumusan Pengaturan Pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran Tidak Terulang Lagi)

Pengantar

Tenaga kesehatan merupakan komponen utama pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam rangka tercapainya tujuan pembangunan kesehatan yang sesuai dengan tujuan nasional sebagaimana diamanatkat oleh konstitusi. Selaku komponen utama pemberi pelayanan kesehatan tentunya keberadaan, peran, dan tanggung jawab tenaga kesehatan sangatlah penting dalam kegiatan pembangunan kesehatan. Dan agar pelaksanaan dan pendayagunaan terhadap keberadaan, peran, dan tanggung jawab tenaga kesehatan tersebut berjalan dengan baik, seimbang, teratur, terjaga mutunya, dan terlindungi baik bagi tenaga kesehatan itu sendiri maupun bagi masyarakat yang menerima pelayanan kesehatan tersebut tentu perlu pengaturan yang dituangkan dalam bentuk peraturan perundang-undangan.

Selama ini pengaturan yang terkait tenaga kesehatan dilakukan dengan membuat berbagai peraturan secara tersendiri-sendiri yang berdasarkan jenis masing-masing tenaga kesehatan dan hierarki peraturannya hanyalah pada tingkat di bawah Undang-Undang, seperti Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan bahkan lebih banyak di tingkat Peraturan Menteri Kesehatan. Dan kalau pun pada tahun 2004 telah diundangkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (selanjutnya disingkat UUPK), namun UUPK ini hanya khusus mengatur dokter dan dokter gigi saja atau hanya mengatur 1 (satu) kelompok tenaga kesehatan yaitu kelompok tenaga medis saja.

Pantau Tumbuh Kembang Balita, UPTD Puskesmas Tanjung Palas Utara Gelar Lomba Balita Sehat

timbang balita Usia di bawah lima tahun (Balita) merupakan usia yang rentan terhadap penularan penyakit TB, Balita akan tertular TB, jika ada penderita TB dewasa di sekitarnya. Ini bisa berarti ayah, ibu, kakek, nenek, pengasuh, supir, saudara, atau orang dewasa lain.

Penularan TB memang melalui udara. Ketika batuk, maka penderita TB akan menebarkan kuman. Nah, kuman ini terhirup oleh Balita, lalu melewati saluran napas dan paru-parunya

Berdasarkan teori, kalau ada orang dewasa terbukti TB positif, maka kira-kira 65% orang di sekitarnya akan tertular. Dari 65% orang ini, sekitar 16% di antaranya akan TB aktif. Jadi, bila ada 1 orang dewasa TB positif, maka kira-kira 10% orang di lingkungannya akan TB aktif. Masalahnya, jika 10% dari orang-orang ini adalah orang dewasa, maka berpotensial menularkannya lagi ke anak-anak.  Sebaliknya, kalau ada anak yang positif TB, pastilah ia tertular orang dewasa di lingkungannya.

Lomba Kontak Kader Posyandu Se-Kecamatan Tanjung Palas Utara

DSC01231 Melalui lomba kontak Kader Posyandu diharapkan kegiatan penanggulangan TB dapat terlaksana dengan baik, terutama dalam memberikan informasi mengenai penyakit TB kepada Masyarakat serta menemukan dan melaporkan tersangka penderita TB kepada petugas kesehatan.

Kegiatan kontak kader diharapkan dapat menambah pengetahuan kader akan program penanggulangan TB di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara. Dari sejumlah 6 desa yang ada diwilayah kecamatan diwakili 3 peserta yang merupakan kader posyandu, sehingga jumlah seluruh peserta kontak kader adalah 18 orang.

Pembukaan kegiatan kontak Kader dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Palas Utara, Camat Tanjung Palas Utara, Ketua TP-PKK Kecamatan Tanjung Palas Utara, dan Pak Sofyan, selaku perwakilan manajemen PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara.

DSC01212

Acara pembukaan Lomba Kontak Kader Posyandu se-Kecamatan Tanjung Palas Utara yang dihadiri Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Palas Utara (Rustam Effendy, SKM, MPH), Camat Tanjung Palas Utara (Edi Jumani), Ketua TP-PKK Kecamatan TPU, Kepala Desa Klubir dan Perwakilan manajemen PT PKN

Tahapan kontak kader diisi dengan soal Pilihan, soal Rebutan Dan lomba Penyuluhan TB, dengan Materi soal mengenai Posyandu, Desa SIaga, PKK dan Penyakit TB.

Hasil kegiatan lomba kontak kader posyandu adalah sebagai berikut :

  1. Juara I Kader Posyandu Desa Panca Agung
  2. Juara II Kader Posyandu Desa Ardi Mulyo
  3. Juara III Kader Posyandu Desa Ruhui

Penyuluhan TB dan Penjaringan Suspect di Posyandu Usila

DSC01084 Daya tahan tubuh berperan penting dalam perlawanan terhadap penyakit, kondisi fisik dan kekebalan tubuh terhadap kuman TB menjadi penting. Orang tua dengan pertahanan tubuh yang lemah dan imunitas yang menurun menjadi mudah terkena serangan dari penyakit yang aktif. Lanjut usia telah mengalami banyak penurunan terutama pada fungsi paru.. Pada lansia penderita TB BTA positif kemungkinan untuk menularkan kuman cukup tinggi karena konsentrasi dahak yang semakin infektif akibat penurunan fungsi dan daya tahan tubuh.

Pada kegiatan Kampanye TB di UPTD Puskesmas Perawatan Tanjung Palas Utara diawali dengan kegiatan Penyuluhan TB dan penjaringan suspeck di Posyandu Usia Lanjut yang ada diwilayah kerja puskesmas. Kegiatan ini bertujuan memberikan infromasi mengenai penyakit TB pada kelompok usia lanjut dengan harapan setelah mengenali gejala dan tanda pada penyakit TB Usia Lanjut yang menderita gejala TB segera memeriksakan diri ke Puskesmas. Sejumlah posyandu yang mendapat kegiatan penyuluhan dan penjaringan TB adalah :

Kegiatan Khitanan Massal di UPTD Puskesmas Tanjung Palas Utara

Sedikitnya 53 orang anak baik dari kalangan mampu maupun kurang mampu yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara telah mengikuti kegiatan sunat massal. Kegiatan sunat massal yang dipusatkan di Puskesmas Perawatan Tanjung Palas Utara pada tanggal 03 Maret 2011. Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke-65 Cabang XVI Dim 0903/Tsr yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan. Kegiatan sunat massal ini merupakan pelaksanaan yang kesekian kalinya di Puskesmas Perawatan Tanjung Palas Utara.   Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Dandim 0903/Tsr, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan (Bapak dr. H. Idewan Budi Santoso, M.Si), Bapak Camat Tanjung Palas Utara serta unsur Muspika Kecamatan Tanjung Palas Utara.

 image Photo bersama setelah acara berlangsung, Pimpinan dan staf UPTD Puskesmas Tanjung Palas Utara bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0903 Tanjung Selor

Sebelumnya UPTD Puskesmas juga diundang untuk berpartisipasi melaksanakan sunat massal yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara pada tanggal 16 Februari 2011 dengan jumlah peserta 15 orang. Hampir setiap tahun kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan program-program dari berbagai lintas sektor.

Kegiatan sunat massal ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ada diwilayah kecamatan Tanjung Palas Utara dalam menjalankan kewajiban. “Jelas sangat membantu masyarakat umumnya dan apalagi masyarakat yang kurang mampu yang ada di daerah-daerah termasuk di tempat kita,’’ terang Hasyim, salah seorang warga setempat.

Manfaat khitan dilihat dari segi kesehatan menurut National Institute for Allergy and Infectious Disease, adalah  sunat/ khian pada laki-laki memiliki dampak yang positif bagi kesehatan seperti dapat mengurangi resiko terkena infeksi virus hiv aids sebesar 60%, risiko virus herpes 28% dan resiko hpv sebesar 35%.

Manfaat lainnya khitan atau sirkumsisi bagi laki-laki adalah menghilangkan kotoran beserta tempat kotoran itu berada yang biasanya terletak dibagian dalam dari kulit terluar penis. Serta untuk menandakan bahwa seorang muslim telah memasuki kondisi dewasa.

Facebook Twitter Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger